Sejarah Suzuki Shogun 110 dan 125 di Indonesia

Sejarah Suzuki Shogun 110 dan 125 di Indonesia –

Fightomotive.com // Haill Brad’s… Kembali menulis artikel tentang Generasi Motor Bebek besutan Suzuki Motor Indonesia yang kini tinggal kenangan. Berikut ini Sejarah Suzuki Shogun 110 dan 125 di Indonesia yang sempat menjadi idola pada tahun 2000an atau era Milenium.

Sejarah Suzuki Shogun 110

Yaps… Shogun merupakan Motor Bebek bermesin 4 tak pertama dari Suzuki menjadi pesaing Yamaha Crypton, Kawasaki Kaze dan Honda Astrea Grand. Motor ini beredar di Indonesia mulai tahun 1995 sampai tahun 2014, selama berkiprah sekitar 19 tahun dengan menelurkan 5 generasi. Motor Bebek ini cukup sukses dan diterima konsumen sehingga namanya menjadi besar dan bisa dibilang melegenda kecuali generasi terakhirnya Brad’s. Langsung aja dah kita flashback sekaligus bernostalgia terutama yang pernah menjadi user Shogun seperti saya.

Logo Suzuki Shogun

Suzuki Shogun generasi pertama 1995 sampai 1999

Shogun generasi pertama ini berbagi Platform dengan Suzuki Tornado GS dan GX yaitu mulai rangka dan Body secara keseluruhan. Desainya modern pada zamanya dengan garis body perpaduan meruncing dan membulat terlihat besar dan gagah serta Headlamp terlihat kekinian. Footstep belakang ditopang dengan bahan plat, masih menggunakan penutup rantai model full, serta Knalpotnya paling modern dengan warna hitam bercover.

Sejarah Suzuki Shogun 110

Shogun Kebo atau generasi pertama

Lebih dikenal dengan Shogun kebo versi pertama rakitan 1995 sampai 1997 masih menggunakan Rem model Tromol depan belakang. Tahun 1997 mendapat update tambahan Rem Cakram depan dengan nama Shogun 110R, pada tahun 1999 stop produksi digantikan model terbarunya. Bermesin 4 langkah OHC 2 Valve silinder tunggal berkapasitas 109 (110)cc memiliki Power Max 9.8hp @7.000 rpm dengan CDI Keramat. Mas Jeck pernah memiliki nih Suzuki Shogun Kebo versi pertama yang pernah saya ulas pada artikel : Sejarah Suzuki Shogun Kebo, motor keduaku

Sejarah Suzuki Shogun 110

Shogun 110R dikenal sebagai Shogun Mamik

Suzuki Shogun 110R Generasi kedua 1999 sampai 2004

Menyambut era Millenium Shogun 110R lahir dengan menggandeng Pelawak almarhum Mamiek Prakoso dengan jargon “Shogun dilawan” berhasil menggebrak pasar. Desainya berubah total menjadi lebih simpel, ramping manis nan minimalis membuatnya cukup laku dipasaran dan bisa dibilang laris manis. Mesinya masih sama dengan karbu Mikuni VM 17, powernya 9,8 PS @7.000rpm yang disalurkan melalui transmisi 4 percepatan N-1-2-3-4. Beredar mulai tahun 1999 sampai 2004 lebih dikenal dengan Shogun Mamik ini digantikan penerusnya yaitu Shogun 125.

Sejarah Suzuki Shogun 110

Shogun 125R atau Generasi ketiga

Suzuki Shogun 125R generasi ketiga 2004 sampai 2007

Pada generasi ketiga Shogun mendapat rombakan total dari rangka, desain dan dimensi serta dijejali mesin terbaru 125cc meninggalkan mesin 110cc. Dimensinya kini lebih besar dan desainya lebih lues dengan aksen membulat sehingga terlihat mewah dan sporty, Headlampnya model dua bohlam. Sudah dijejali bagasi sehingga tanki pindah kebelakang, double stoplamp yang satu posisinya pada behel belakang yang berbahan besi cor. Untuk keamanan sudah menggunakan Shutter key (penutup kunci kontak bermagnet), penopang footstep belakang berbahan besi cor dan tutup rantainya modern.

Shogun SP 125

Pada tahun 2005 Shogun 125 SP (Sport Production) diluncurkan dengan perubahan penggunaan kopling manual, sayap dengan Undercowl dan Velg racing. Shogun dibekali dengan mesin berkapasitas 124(125)cc SOHC 2 Valve berpendingin udara dengan Power Max 9.6PS @8.000rpm serta Torsi max 1.0kgm @6.000rpm. Sistem transmisi sudah model Rotary N-1-2-3-4-N untuk Shogu standard dan transmisi Shogun SP 1-N-2-3-4 seperti motor Sport. Shogun 125 atau generasi ketiga ini beredar mulai tahun 2005 sampai 2007 yang kemudian digantikan model terbarunya Brad’s.

Sejarah Suzuki Shogun 110

Suzuki New Shogun 125 Robot

Suzuki New Shogun 125 Generasi keempat 2007 sampai 2008

New Shogun 125 hadir dan kembali mendapat ubahan total dengan dimensi lebih kecil dan ramping serta ubahan pada mesin. Body perpaduan garis tajam, kotak dan lancip, lampu sein pada tebeng yang mulai trend, ada lampu diatas plat nomor. Sayap menyatu dengan dengan undercowl, tampilanya terlihat padat ramping dan sporty serta dibekali Engibe Balancer. Tersedia dalam beberapa varian yaitu :

.Shogun 125 Standard (velg jari-jari) Rem depan Cakram.
.Shogun 125R velg racing Rem depan Cakram.
.Shogun 125 RR dan Shogun 125 NR Velg Racing dan Rem Double disc.
.Shogun 125 SP Velg Racing, Rem Double Disc dan Kopling manual.

Logo Suzuki Shogun 125R

Shogun 125 generasi keempat ini lebih dikenal sebagai Shogun Robot yang beredar mulai tahun 2007 sampai 2008, kemudian digantikan model Injeksi.

Shogun Robot 125 Injeksi

Suzuki Shogun 125 Fi generasi kelima 2008 sampai 2011

Pada generasi kelima ini Shogun 125 hadir dengan desain yang sama, hanya beberapa detail ubahan tampilan seperti warna dan striping. Ubahan paling mencolok pada penggunaan sistem bahan bakar Hyper Injection dimana saat itu telah dimulai trend teknologi injeks Brad’s. Disini penjualan Shogun mulai loyo karena trend motor Matic yang mulai menyerang dan menggerogoti pasar Motor Bebek. Shogun 125 Injeksi ini beredar mulai tahun 2008 sampai 2011 yang kemudian digantikan generasi penerusnya yang meninggalkan nama besar Shogun.

Nostalgia PO Terang Jaya, sang Sapu jagat Wonogiri

Suzuki Thunder 125, nostlagia Motorku ke 10

Touring ke Situ Rawagede Bogor, rute dan tiketnya

Sejarah Suzuki Shogun 110

Suzuki Shogun Axelo

Suzuki Shogun Axelo 125 generasi keenam 2011 sampai 2014

Pada generasi keenam ini Suzuki seperti ingin meninggalkan nama besar nan legendaris Shogun dengan menambahkan nama Axelo dibelakangnya. Dengan Akronim Akceleration dan Low Emision serta menggandeng Andre Taulani sebagai Brand Ambasador berharap penjualanya meningkat. Mengusung desain serba tajam, sein disayap dengan undercowl, Knalpot model Chrome, Velg racing model kipas tersedia dalam 3 varian. Type standar dengan Velg jari-jari, Tipe S Velg racing double disc dan tipe R dengan kopling manual.

Sayang… Pada 2014 Axelo stop produksi dan menyisakan unit yang dijual sampai 2016 dan resmi pamit dari pasar motor tanah air. Shogun generasi ke 6 ini menjadi produk terakhir klan Shogun selama perjalananya sekitar 19 tahun di Indonesia. Dan sampai saat ini tak ada tanda2 Shogun akan dibangkitkan kembali, mengingat Suzuki tak punya line up motor Bebek lagi.

Logo tulisan Suzuki Shogun Axelo

Nah ada kah Brad’s semua yang masih memelihara Shogun dirumah ? Kalau Mas Jeck tertarik sama Shogun Robot malahan… Semoga bermanfaat…
Salam Fight and Ride…
By Mas Jeck ☠️

 

(Visited 66 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.